Kamis, 09 Oktober 2014

MELIHAT KARAKTERISASI VIRUS AVIAN INFLUENZA DALAM PETA ANTIGENIK

MELIHAT KARAKTERISASI VIRUS AVIAN INFLUENZA DALAM PETA ANTIGENIK 

Drh.Rama Dharmawan 1, Drh. Tri Bhakti Usman.MVSc. 2

 Balai Besar Veteriner Wates

ABSTRACT
Perkembangan virus Avian Influenza (AI) yang begitu cepat , tentunya akan membawa banyak perubahan baik secara genetik dan antigenik, dalam hal ini Pemetaan Antigenik sebagai salah satu metode untuk menentukan tingkat antigenesitas virus AI yang telah mengalami evolusi, dalam kurun waktu Awal 2011 sampai pertengahan tahun 2012 laporan kasus AI dari LDCC mengalami penurunan kasus penyakit, namun di awal september 2012 seiring dengan datangnya musim hujan hingga saat ini, aktivitas virus AI mengalami peningkatan yang signifikan. merebak laporan kasus kematian unggas umumnya terjadi pada unggas air namun tidak selalu diikuti kematian ayam disekitar kasus kematian unggas air , sehingga dengan kejadian yang tidak lazim tersebut maka dapat digunakan dasar sebagai bahan kajian menarik tentang seberapa jauh perubahan karakter virus AI saat ini dalam peta Antigenik . Materi yang digunakan adalah isolat virus AI dari kasus lapangan baik dari aktif servis maupun, Pasif Servis, dengan jenis species yang bervariasi dan berasal dari beberapa daerah di wilayah kerja BBVet Wates,metode yang di gunakan dalam pengujian ini adalah HA dan HI test dengan Menggunakan 12 antigen refferent, di tambah 33 Isolat dari lapangan yang di ambil dari tahun 2011-2013 di tantang dengan menggunakan 12 Antisera refferent AI dan ND, selanjut hasil dari nilai HI test tersebut di visualisasikan dengan program Multi Dimentional Scale (MDS) yang di program secara online lewat alamat https://acmacs-web.antigenic-cartography.org/acmacs-web, sehingga bisa tervisualisasi gambar berbentuk Peta antigenik yang tersebar menurut data yang di masukkan dari waktu ke waktu, sehingga dapat di analisa, sejauh mana perubahan virus AI dari kurun waktu tertentu. Hasil dari pengujian dengan menggunakan 33 isolat virus lapangan dan di tambah dengan 12 Antigen refferent dan ditantang dengan 12 antisera refferent setelah di masukkan dalam program MDS di peroleh bahwa ada 3 bagian utama virus-virus AI yang mengelompok sesuai dengan homolog (pasangannya) masing-masing, yaitu kelompok pertama adalah Virus-virus yang Homolog dengan Virus Myanmar yang di kelompok dalam analisa genetik sebagai Clade 2.3.2.1, berjumlah 23 isolat lapangan, sedangkan kelompok ke -2 (dua) adalah kelompok Virus lama atau dalam analisa genetik sebagai Clade 2.1.3, yang umumnya adalah kumpulan dari virus-virus refferent yaitu 12 dan kelompok ke – 3 (tiga) adalah kelompok virus-virus yang mengalami Cross reaksi antara Virus Lama (2.1.3) dan virus Baru (2.3.2.1) yang berjumlah 10 isolat lapangan Kesimpulan dari hasil pengujian ini adalah tampak virus-virus AI yang bersirkulasi saat ini sudah menunjukkan perubahan yang signifikan dari virus-virus AI sebelumnya, tampak pada tampilan peta antigenik terlihat berpolar menjadi 3 bagian yang terpisah dari virus – virus yang lama dan baru perubahan karakter tersebut merupakan indikator bahwa virus AI yang sekarang beredar sudah mengalami evolusi sehingga perlu selalu di kaji untuk pemilihan vaksinasi AI dan tingkat efikasi vaksin jika terserang virus AI yang berbeda karakternya dari sebelumnya.

Kata kunci : Peta Antigenic, Avian Influenza; Evolusi; Antigenik; Multi Dimentional Scale (MDS); Efikasi ; refferent ; Cross Reaksi, Clade